Ad
Scroll untuk melanjutkan membaca
Ad

Cek Fakta: Klaim Khairun Nisa Diterima Garuda Indonesia Dipastikan Hoaks



ERKAEL NEWS - JAKARTA --- Klaim viral di media sosial yang menyebut Khairun Nisa diterima sebagai pramugari Garuda Indonesia dipastikan hoaks. Informasi tersebut tidak memiliki dasar resmi dari pihak maskapai dan diduga menggunakan foto hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI).

Hasil penelusuran dan cek fakta mengonfirmasi bahwa hingga kini Garuda Indonesia tidak pernah mengumumkan penerimaan Khairun Nisa sebagai awak kabin. Narasi menyesatkan itu justru muncul setelah Nisa viral karena kasus penyamaran pramugari Batik Air pada awal Januari 2026.

Klaim Viral Diperkuat Foto AI, Bukan Pernyataan Resmi

Berdasarkan verifikasi, foto yang beredar memperlihatkan tanda SynthID, penanda konten berbasis AI milik Google. Tidak ditemukan rilis pers, unggahan media sosial, maupun keterangan resmi dari Garuda Indonesia yang membenarkan kabar tersebut.

Media yang melakukan cek fakta menyimpulkan klaim tersebut tidak valid dan menyesatkan publik, terlebih karena memanfaatkan momentum simpati terhadap Khairun Nisa.

Kronologi Kasus Khairun Nisa

Khairun Nisa (23), warga Muara Kuang, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, menjadi sorotan setelah menyamar sebagai pramugari Batik Air dalam penerbangan Palembang–Jakarta pada 6 Januari 2026. Aksi tersebut terbongkar di Bandara Soekarno-Hatta.

Kepolisian mengungkap Nisa adalah korban penipuan perekrutan pramugari dengan kerugian sekitar Rp30 juta. Tekanan psikologis dan rasa malu kepada keluarga membuat Nisa nekat berpura-pura telah bekerja sebagai awak kabin.

“Yang bersangkutan ini korban penipuan. Karena malu ke keluarga, akhirnya nekat berpura-pura,” ujar petugas Polres Bandara Soekarno-Hatta dalam keterangan sebelumnya.

Fakta Terbaru: Tawaran Beasiswa, Bukan Pekerjaan

Alih-alih diterima Garuda Indonesia, Khairun Nisa justru mendapat tawaran beasiswa pendidikan pramugari gratis dari Aeronef Academy, sebuah lembaga pelatihan awak kabin.

Tawaran tersebut bersifat pendidikan dan pelatihan, bukan penempatan kerja di maskapai penerbangan mana pun. Hingga berita ini diturunkan, Nisa belum bekerja sebagai pramugari di maskapai apa pun.

Imbauan Waspada Hoaks dan Konten AI

Kasus ini menambah daftar panjang penyebaran hoaks berbasis visual AI. Masyarakat diimbau:

Tidak mudah percaya klaim viral tanpa sumber resmi

Mengecek klarifikasi media kredibel

Waspada foto dan video manipulatif berbasis AI


Baca Juga
Berita Terbaru
  • Cek Fakta: Klaim Khairun Nisa Diterima Garuda Indonesia Dipastikan Hoaks
  • Cek Fakta: Klaim Khairun Nisa Diterima Garuda Indonesia Dipastikan Hoaks
  • Cek Fakta: Klaim Khairun Nisa Diterima Garuda Indonesia Dipastikan Hoaks
  • Cek Fakta: Klaim Khairun Nisa Diterima Garuda Indonesia Dipastikan Hoaks
  • Cek Fakta: Klaim Khairun Nisa Diterima Garuda Indonesia Dipastikan Hoaks
  • Cek Fakta: Klaim Khairun Nisa Diterima Garuda Indonesia Dipastikan Hoaks
Posting Komentar
Ad
Ad
Tutup Iklan
Ad